• Jelajahi

    Copyright © Swarasultra.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 1

    Iklan 2

    Korupsi

    Peran Strategis Musrenbang Wujudkan Pembangunan Kolaka Timur yang Partisipatif dan Berkelanjutan

    Redaksi Swarasultra.com
    Kamis, 27 Maret 2025, 10.31.00 WITA Last Updated 2025-03-27T02:31:15Z

    Pemda Kolaka Timur hadirkan para pakar dan instansi terkait dalam kegiatan Musrenbang. (Foto : Istimewa)
    Swarasultra.com, Tirawuta - Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda dan Litbang) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Pemda Koltim pada Rabu (26/03/2025), dihadiri oleh berbagai elemen penting daerah, mulai dari pemerintah, DPRD, akademisi, hingga perwakilan masyarakat.

    Wakil Bupati Koltim, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., secara resmi membuka Musrenbang tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Musrenbang bukan hanya sekadar agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi pijakan strategis dalam menentukan arah pembangunan lima tahun ke depan.

    "Musrenbang ini bukan hanya formalitas belaka, tetapi merupakan bagian integral dari proses pembangunan daerah. Seluruh hasil Musrenbang tingkat desa dan kelurahan yang telah dirangkum akan dibahas dan disepakati dalam forum ini. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan sangatlah krusial," ujar Yosep.

    Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, termasuk upaya penurunan angka stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi, serta pengurangan angka pengangguran terbuka. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang fokus, terstruktur, dan berorientasi pada hasil nyata.

    "Tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat memiliki peran penting dalam mensukseskan pembangunan. Partisipasi masyarakat adalah kunci utama dalam memastikan kebijakan dan program yang dirancang dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Koltim," tambahnya.

    Sinergi Pembangunan dengan Kebijakan Nasional dan Provinsi

    Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bappeda dan Litbang Koltim, Dr. Mustakim Darwis, menyampaikan bahwa tujuan utama dari Musrenbang RKPD 2026 adalah menyelaraskan program daerah dengan arah kebijakan pembangunan di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara dan Nasional.

    "Musrenbang menjadi instrumen penting dalam memastikan program pembangunan di Koltim tidak berjalan sendiri, tetapi terkoordinasi dengan kebijakan pembangunan yang lebih luas, baik di tingkat provinsi maupun nasional," ungkap Mustakim.

    Ia juga menekankan bahwa kualitas perencanaan pembangunan harus terus ditingkatkan melalui penyempurnaan mekanisme dan pelibatan seluruh pemangku kepentingan secara aktif.

    Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Sultra, J. Robert, ST., MY., menambahkan bahwa koordinasi dan konektivitas antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota merupakan aspek esensial dalam pembangunan.

    "Musrenbang ini menjadi momentum untuk memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan guna menciptakan pembangunan yang berkelanjutan," ujarnya.

    Komitmen DPRD dalam Pengawalan Pembangunan

    Ketua DPRD Koltim, Hj. Jumhani, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musrenbang ini. Ia menilai kegiatan ini memiliki peran strategis dalam merumuskan RKPD yang selaras dengan kebutuhan masyarakat.

    "Kami di DPRD berharap Musrenbang ini dapat menjadi wadah formulasi yang efektif dalam menyusun rancangan RKPD. Perbedaan kepentingan yang muncul dalam perencanaan pembangunan harus dapat diminimalisir melalui musyawarah dan sinergi bersama. Dengan demikian, aspirasi masyarakat dapat tertampung dan terealisasi dengan baik," katanya.

    Menurutnya, dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang baik, pembangunan di Koltim dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat luas bagi seluruh lapisan masyarakat.

    Dukungan Akademisi dan Narasumber Nasional

    Musrenbang kali ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan, termasuk perwakilan dari Bappenas Regional 2, akademisi dari Universitas Hasanuddin (Unhas), serta Kepala Bappeda Provinsi Sultra. Kehadiran para pakar ini diharapkan dapat memberikan perspektif akademik serta pengalaman empiris yang akan memperkaya perencanaan pembangunan Koltim ke depan.

    Para narasumber menekankan pentingnya pendekatan berbasis data dalam perencanaan pembangunan, sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih tepat sasaran dan dapat mengatasi berbagai tantangan daerah dengan lebih efektif.

    Peserta dan Atmosfer Musrenbang 2026

    Musrenbang ini dihadiri oleh berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat, termasuk Wakil Bupati Koltim, Kepala Bappeda Provinsi Sultra, akademisi dari Unhas, Ketua DPRD Koltim beserta jajaran, Wakapolres Koltim, perwakilan Dandim Kolaka, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala desa, serta tokoh-tokoh pemekaran.

    Antusiasme para peserta dalam forum ini sangat tinggi. Mereka menyampaikan berbagai masukan konstruktif guna memperkaya rencana pembangunan Koltim ke depan. Dengan adanya partisipasi luas dari berbagai pihak, diharapkan Musrenbang RKPD 2026 dapat menghasilkan kebijakan yang lebih inklusif dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.

    Mewujudkan Masa Depan Koltim yang Lebih Baik

    Musrenbang tingkat kabupaten ini merupakan tahun kedua dalam pelaksanaan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Koltim yang akan dijabarkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025-2029. Dengan demikian, hasil dari Musrenbang ini akan menjadi dasar dalam menentukan arah pembangunan jangka menengah yang lebih sistematis dan berkelanjutan.

    Di akhir kegiatan, Yosep Sahaka kembali menegaskan pentingnya keseriusan dalam mengawal hasil Musrenbang ini.

    "Saya berharap setiap program yang disusun benar-benar dapat dieksekusi dengan baik, bukan sekadar wacana. Dengan kolaborasi yang solid dan komitmen yang kuat, saya optimis Koltim akan terus berkembang menjadi daerah yang maju dan sejahtera," pungkasnya.

    Dengan semangat gotong royong dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan pembangunan Koltim ke depan dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga. (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini