• Jelajahi

    Copyright © Swarasultra.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 1

    Iklan 2

    Korupsi

    Mudik Gratis di Sultra Gunakan Dana Pribadi Gubernur, Capai 8.062 Penumpang

    Redaksi Swarasultra.com
    Senin, 24 Maret 2025, 23.48.00 WITA Last Updated 2025-03-24T15:48:31Z

    Gubernur Sultra Andi Sumangerukka melepas pemberangkatan penumpang mudik gratis di pelabuhan Nusantara Kendari. (Foto : Istimewa)
    Swarasultra.com, Kendari - Ribuan pemudik gratis ke wilayah kepulauan di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memadati pelabuhan Nusantara Kendari, Senin (24/3/2025) siang.

    Program mudik gratis ini dibiayai dari dana pribadi Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka.

    Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Sultra, Muhamad Rajulan, mengungkapkan bahwa program mudik gratis ini mencapai dengan 8.062 penumpang dan 2.300 kendaraan roda dua.

    Adapun total anggaran yang dikeluarkan untuk program mudik gratis ini, kata Rajulan, mencapai  Rp1 miliar.

    “Mudik gratis bersama ASR ini didanai dari dana pribadi bapak gubernur Sultra untuk membantu masyarakat, meringankan biaya masyarakat yang ingin melaksanakan mudik di kampung halaman dari Kendari,” ujarnya di pelabuhan Nusantara Kendari, Senin (24/3/2025).

    Rajulan menambahkan, pendaftaran mudik gratis dilakukan secara online melalui tautan yang disebarkan di berbagai platform media sosial. Satu orang hanya bisa mendaftar satu kali.

    Sementara itu, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka mengatakan bahwa program mudik gratis ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang ingin pulang kampung merayakan Idul Fitri.

    "Kita memulai program mudik lebaran tahun ini, nanti kita akan mengevaluasi setiap tahun momen hari raya ini. Kita ingin program ini berkelanjutan dan saatnya lah kita berbuat untuk masyarakat kita ingin mereka merayakan mudik ini dengan aman dan nyaman kira-kira seperti itu," kata Gubernur Sultra usai melepas pemudik gratis kapal cepat di pelabuhan Nusantara Kendari.

    Disampaikan bahwa hari ini adalah pemberangkatan pemudik gratis gelombang pertama, dan besok untuk gelombang kedua.

    "Dananya menggunakan anggaran pribadi dari yayasan kami, bukan anggaran daerah. Biasanya kan kalau menggunakan anggaran APBD kalian ribut. Kebetulan saya kan sudah bilang, saya mau jadi gubernur hanya ingin bersedekah dan inilah saatnya saya ingin bersedekah dan saya buktikan," tegas Andi Sumangerukka.

    Mantan Pangdam XIV Hasanuddin ini menyampaikan bahwa selaku pemimpin daerah, pihaknya sadar betul perlu adanya program yang dapat membantu meringankan beban masyarakat saat mudik.

    Selain melepas keberangkatan pemudik gratis, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka juga memberikan santunan kepada pemudik, buruh pelabuhan dan pedagang asongan di sekitar pelabuhan.

    Selain kapal cepat, penumpang mudik gratis juga mengunakan kapal malam rute Kendari-Raha, dan disiapkan sekitar 1.000 tiket. Untuk ke pelabuhan Wanci, kabupaten Wakatobi disiapkan dua kapal, masing-masing dengan kapasitas sekitar 400 penumpang.

    Kemudian kapal feri, Rute Amolengo-Labuan dan Torobulu-Tampo, masing-masing disiapkan 1.000 tiket khusus untuk kendaraan roda dua. Sedangkan mudik gratis yang melalui darat dengan menumpang bus Damri, Rute Kendari-Mawasangka, Ereke, dan Baubau, disiapkan sekitar 10 unit bus.

    Pemudik gratis sangat terbantu

    Salah seorang pemudik gratis tujuan Baubau, Irma mengaku sangat terbantu dengan program mudik gratis yang diselenggarakan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka.

    Irma yang merupakan mahasiswi akhir di perguruan tinggi negeri di Kota Kendari mengungkapkan bahwa jika mudik Lebaran ia bersama adiknya harus mengeluarkan dana sampai Rp500.000 untuk membeli tiket kapal cepat.

    "Sewa kapal cepat ke Baubau satu orang 249 ribu, setelah itu kami naik kapal lagi ke kampung di Talaga, Buton Tengah ongkos kapal 150 ribu. Perjalanan kapal dari Baubau ke Talaga sampai 5 jam, jadi kami bersyukur dengan program mudik gratis gubernur Sultra,"tutur Irma kepada kompas.com saat ditemui di pelabuhan Nusantara.

    Hal yang sama juga disampaikan Taufik Hidayat, salah seorang penumpang mudik gratis kapal cepat rute Kendari-Raha.

    Taufik mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis ini, terlebih dirinya masih berstatus mahasiswa hingga bisa menghemat biaya mudik Lebaran.

    "Syukur ada program mudik gratis Gubernur Sultra jadi bisa menghemat buat kami mahasiswa. Tahun-tahun sebelumnya kamu harus keluarkan uang Rp165. 000 naik kapal cepat sampai di Raha, kabupaten Muna," terang Taufik. (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini