Swarasultra.com, Kendari - Aksi perampokan dengan cara memecahkan kaca mobil di Kendari Sulawesi Tenggara, kembali terjadi, Kamis (07/11/2013). Kali ini, Cristian seorang pengusaha Real Estate nyaris menjadi korban perampokan di kota Kendari. Kaca mobil milik pengusaha real estate masih berserakan dalam mobil setelah dipecahkan oleh perampok (Foto : Swarasultra.com)
Cristian baru saja menarik uang sejumlah Rp. 40 juta dari Bank Mandiri di jalan. Abdullah Silondae Mandonga, kemudian akan disetorkan ke Bank Tabungan Negara (BTN) Jalan Ahmad Yani Wuawua.
Setelah urusannya selesai di BTN, Cristian kemudian menuju kendaraan Toyota Innova bernomor polisi DT 35 IE yang dikendarainya dalam keadaan rusak dan ban kempis. Melihat kendaraan yang sudah rusak, Cristian memeriksa jok mobil tempatnya menyimpan tas warna coklat.
Alangkah terkejut Cristian, tas yang berisi dokumen penting raib. Selanjutnya ia menghubungi rekan kerjanya bernama Esron, karena Cristian ingin melaporkan peristiwa itu ke Polresta Kendari.
“Kejadiannya sekitar jam 10. 00 Wita, pak Cristian dari Bank Mandiri menarik uang sebesar Rp. 40 juta untuk disetorkan ke Bank Tabungan Negara, setelah pak Cristian keluar menyetor uang dari BTN kaca mobil depan bagian kiri sudah pecah dan ban mobil bagian kiri kempis serta sebuah tas berwarna coklat berisi dokumen perusahaan hilang diambil oleh perampok,” ungkap Esron dilokasi kejadian.
Perampokan dengang modus memecahkan kaca mobil milik seorang nasabah sebuah bank, sering terjadi di wilayah Kendari. Sebelumnya sebuah mobil Avanza di jalan Mesjid Agung Kendari juga mengalami hal yang sama, yang mengakibatkan uang Rp 200 juta hilang. Kejadian serupa juga terjadi dipertigaan jalan HEA Mokodompit beberapa waktu lalu, korban harus kehilangan uang sekitar Rp. 80 juta.
Namun hingga kini, pihak kepolisian belum berhasil menemukan pelaku dari serentetan aksi perampokan dengan modus memecahkan kaca mobil. (adm)
Pengusaha Real Estate Nyaris Jadi Korban Perampokan Rp. 40 Juta

Komentar
